Archive for guyon maton

Berang – berang

// Februari 3rd, 2010 // 7 Comments » // aku dan mimpiku, guyon maton

berang-berangBerang – berang adalah binatang mamalia yang merupakan binatang pengerat yang hidup di air dan di darat. Ia terkenal dengan sebutan insinyur bendungan karena dalam membuat sarangnya dia membuat bendungan yang melindungi dari musuh – musuhnya. Well aku nggak akan membahas binatang yang belum pernah aku lihat dengan mata kepala sendiri ini. Sesuai dengan tujuan semula bahwasanya diriku membuat blog ini sebagai tempat menggombal yang nggak bermutu, sedemikian sehingga judul daripada tulisan baru ini tiada lebih merupakan salah satu identitas daripada blog ini. Halah…. muter – muter nggak karuan emang hobby ku dalam menulis yang penting bisa panjang meski itu prolognya doang.

Berang – berang. Akhir – akhir ini aku selalu tersenyum jika mengingat kata yang diulang tersebut. Walau (lagi…)

Dicuekin

// Oktober 27th, 2009 // No Comments » // guyon maton

Setelah beberapa ribu detik tinggal di Balikpapan ada sesuatu yang membuat aku merasa kurang nyaman untuk tinggal di kota ini. Sebagai pendatang baru saya senang untuk melihat kehidupan di kota ini yang ternyata tak ada bedanya dengan kota – kota yang lain. Yang membedakan hanyalah BIAYA HIDUP YANG MAHAL. He he he sebagai orang udik dulu aku berpikiran kalau Jakarta itu adalah kota metropolitan yang semuanya serba mahal. Ternyata setelah merasakan banjir hidup di kota Jakarta banyak tempat yang murah. Bahkan ada yang lebih murah dari di Jogja yaitu ketika saya tinggal di sebuah perumahan SUTET indah di kampung Rawa Buaya. Memang sih agak jauh dari SUTET kira – kira ada 100m sehingga aman dari ancaman kesehatan karena induksi listrik tegangan tinggi. Jika ada tegangan mungkin tegangan yang lain dari buaya – buaya di Rawa Buaya. Loh kok malah menceritakan Jakarta sih? tapi ada hubungannya kok namanya juga prolog. Yang penting tulisan agak panjang meski prolognya kesana kemari nggak karu – karuan. Situ mbaca jangan protes ya…. memang saya mencoba membandingkan Jakarta dengan Balikpapan. (lagi…)

Keyword terlaris : Miyabi

// Oktober 13th, 2009 // 4 Comments » // guyon maton

christina hadiwijaya

Saya yakin saat ini keyword terlaris di google.co.id adalah miyabi. Ini sehubungan dengan rencana pembuatan film menculik miyabi yang akan mendatangkan seorang bintang film porno asal Jepang yaitu Maria Ozawa Miyabi. Banyak pro kontra dalam hal mendatangkan si Miyabi ini. Bahkan di facebook pun sangat ramai status update yang menuliskan tentang dia. Bahkan ada yang bikin status lucu menurut saya. Noordin M Top mencelakakan banyak orang tapi nggak di demo, Miyabi menyenangkan banyak orang malah di demo ha ha ha.. menurut saya sih Noordin M Top itu selalu di ingat kejahatannya oleh keluarga korban tapi kalau Miyabi sih yang inget cuma “korban”nya.

Nah di televisi pun topik ini sangat hangat. Bahkan ada sebuah stasiun televisi yang menyiarkan pendapat masyarakat umum tentang hal ini. Banyak pendapat baik kontra maupun cuek dengan akan hadirnya si mbak Mia ini ke Indonesia. Toh dia datang ke Indonesia nggak bikin film porno kok.. Begitu kira – kira pendapat orang – orang yang cuek dengan kehadiran bintang bokep jepang terlaris ini.  Nah salah satu komentar yang menarik bagi saya adalah komentar salah satu ibu – ibu yang berkata begini kira – kira : “ya saya nggak tahu mbak tentang dia, nggak pernah lihat – lihat film paling nonton di tv aja. Mmemang sih katanya dia bintang film porno. (lagi…)

Jarak dan Waktu

// Agustus 18th, 2009 // 2 Comments » // guyon maton

Stasiun "Tugu" Jogjakarta

Stasiun "Tugu" Jogjakarta

Setiap hari kita jumpai dua kata tersebut. Jarak dan Waktu. Jarak adalah sesuatu antara 2 tempat yang berlainan ,sedangkan Waktu adalah jeda antara dua masa. Sedangkan kata ”Jarak dan waktu” biasanya diperugunakan oleh untuk mengombal. Atau alasan kuno jika seseorang sudah nggak nafsu dengan kekasihnya ha.. ha.. ha… Kenapa nggak nafsu? Menurut saya sekali cinta tetap cinta. orang terbiasa dengan definisi cinta adalah pengorbanan. Mengenaskan sekali ketika seseorang berkorban demi cinta dan tiba – tiba memutuskan hubungannya karena beralasan telah berkorban apa saja tapi pasangannya nggak mau mengerti.
Kembali ke jarak dan waktu, merupakan suatu tuntutan bagi seseorang manakala menginginkan sedikit waktu terluang dari seseorang agar bisa lebih memahami apa yang ingin dia sampaikan. Sebegitu banyaknya Tuhan memberikan kita waktu agar kita bisa mempergunakan waktu itu sebaik mungkin. Sehingga sampai muncul istilah waktu adalah uang. Memang waktu sangat berharga dan kita pun bisa mempersingkat waktu dengan beberapa teknologi yang membantu. Sehingga mustahil bagi orang yang tidak mempunyai waktu kecuali dia memang menyianyiakan waktu untuk bermalas – malasan. (he he he semoga nggak ada yang tersinggung). Tetapi memang banyak perbedaan dalam memandang Jarak dan Waktu bagi orang  – orang yang (lagi…)

IBSN : Ea ealah w jga ngerti maksud lo..

// Februari 22nd, 2009 // 5 Comments » // guyon maton

Bahasa adalah alat untuk menyampaikan maksud kepada orang lain. Untuk tujuan tersebut seharusnya bahasa mudah untuk dipahami dan dimengerti. Hanya saja anak – anak muda diseluruh dunia menciptakan suatu bahasa yang sudah “diselewengkan” baik pembacaan maupun penulisannnya yang dinamakan dengan bahasa prokem atau slang. Maksud dan tujuannya antara lain untuk pembicaraan yang sekiranya agak rahasia diantara pengguna di tempat – tempat umum.

Banyak ragam bahasa slang yang saya ketahui waktu muda –wew emangnya sekarang udah tua– dulu. Yang saya maksud adalah yang disebut dengan bahasa maling dan bahasa walikan (dagadu). Saya memang tinggal dan bersekolah ditempat bahasa – bahasa tersebut digunakan (Jogja). Bahasa maling adalah yang paling gampang menurut saya, karena hanya memenggal kata per suku kata dan disisipkan konsonan d dan vokal yang digunakan pada suku kata. Sebagai contoh bila kita akan mengucapkan “ halo apa kabar? ” maka dengan bahasa maling akan berbunyi “ hadalodo adapada kadabadar? “. Memang menjadi panjang dalam mengucapkannya namun mudah untuk dipelajari. Sedangkan bahasa dagadu atau bahasa walikan (jw:kebalikan) dalam menggunakan adalah dengan menggunakan kaidah penulisan huruf – huruf jawa yang kemudian ditukar balik antara 2 huruf. Huruf – huruf jawa sendiri mempunyai 20 huruf yaitu ha na ca ra ka da ta sa wa lapa dha ja ya nya ma ga ba tha nga. Cara penggunaannya adalah (lagi…)

UA-6979951-4