Posts Tagged ‘cerita’

PELANGI

// Februari 28th, 2010 // No Comments » // aku dan mimpiku

Pelangi tidak lain adalah busur spektrum besar yang terjadi karena pembiasan cahaya matahari oleh butir-butir air. Ketika cahaya matahari melewati butiran air, ia membias seperti ketika melalui prisma kaca. Jadi di dalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda memanjang dari satu sisi ke sisi tetesan air lainnya. Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air.

Cahaya keluar kembali dari tetesan air ke arah yang berbeda, tergantung pada warnanya. Warna-warna pada pelangi ini tersusun dengan merah di paling atas dan ungu di paling bawah pelangi.

Pelangi hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi si pengamat harus berada diantara matahari dan tetesan air dengan matahari dibekalang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus. (sumber : wikipedia.org)

Pelangi memang indah dipandang, dan selama beberapap tahun ini akhirnya saya bisa lagi melihat pelangi secara langsung, bukan hanya dari gambar maupun di video – video. Teringat pertama kali saya melihat Pelangi secara langsung adalah sekitar tahun 1987. Yaitu ketika saya masih duduk di bangku sekolah taman kanak – kanak. Sore itu ibu membangunkan aku dari tidur siang dan menunjukkan fenomena alam yang sangat indah. Aku terpaku melihat keindahan warna – warni pelangi. Meski yang dalam pandangan seorang anak kecil hanya ada 4 warna yaitu Merah, Kuning, Hijau dan Ungu tapi sempat membuatku terpaku untuk beberapa saat sampai perlahan – lahan warna Pelangi tersebut menjadi tipis dan kemudian menghilang.

Di dalam sekolah minggu aku juga pernah diajarkan bahwa Pelangi adalah lambang janji TUHAN kepada Nuh dan keturunan – keturunannya yaitu manusia di Bumi, bahwa TUHAN tidak akan lagi membinasakan manusia. Meski manusia masih saja tetap dengan sifatnya yaitu berdosa, namun TUHAN telah berjanji untuk tidak membinasakan manusia.

Sore hari dalam perjalanan menuju ke mess dari proyek di Kariangau aku melihat Pelangi dan sempat membuat foto dengan kamera HP dari dalam mobil yang berjalan. Walaupun Pelangi yang terlihat hanya sekitar 1/6 lengkung, namun sempat membuatku berteriak : “Eh ada pelangi!!” Ya memang aku berteriak seperti orang yang belum pernah melihat pelangi he he he

Bukan karena sudah lama aku tidak melihat pelangi secara langsung, namun saat itu di otakku langsung terlintas cerita Nuh di dalam Alkitab. Ya aku teringat dengan janji TUHAN. TUHAN selalu menjaga kita, memenuhi kebutuhan – kebutuhan kita sebagai manusia. Meski aku merasa bahwa aku masih sering jatuh ke dalam dosa, namun TUHAN tetaplah yang terbaik bagiku. Memberi hal – hal yang terbaik yang aku butuhkan, meski sering aku merasa nggak sabar dalam menanti jawaban – jawaban TUHAN dalam doaku, aku sering putus asa dan merasa bahwa aku nggak pastas untuk dikasihani, meski aku sering menjadi down. Tapi memang TUHAN sungguh amat baik.

Saat ini aku merasakan bahagia karena TUHAN menjawab doaku yang sangat aku rindukan. Aku berharap bahwa ini adalah pemberian TUHAN yang terbaik. Aku akan menjaganya selama aku masih bernafas sampai nanti memejamkan mata untuk selama – lamanya. Terima kasih TUHAN atas di perlihatkan aku dengan Pelangi, karena itu mengingatkanku bahwa Engkau telah berjanji untuk memberikan yang terbaik sesuai dengan saat yang tepat.

Narsis part II

// Januari 3rd, 2010 // 2 Comments » // Internet

Narsis sangat baik untuk kesehatan he he he kata orang sih tapi emang lebih baik narsis daripada nggak PD (percaya diri) Nah dalam bidang kenarsisan ternyata sekarang aku merupakan orang yang lumayan narsis juga wakaka… selain share foto – foto di internet aku juga membeli domain untuk blog yang tak bermutu ini. Ada juga domain gratis yang aku pakai untuk forward email dengan namaku. Walaupun domain ini tidak sepenuhnya gratis karena nggak bisa kita gunakan pada hosting lain. Domain gratis ini juga merupakan OpenID yang selalu saya gunakan untuk berkomentar di blog – blog yang berplatform blogger/blogspot.  Tentang domain ini dapat dibaca di awebs.net

Nah jika kita hobby bermain main twitter ketika kita ngetwit suatu url yang panjang maka (lagi…)

1st Anniversary antowi.com

// Desember 22nd, 2009 // 4 Comments » // aku dan mimpiku

Antara aku, ibu dan Natal

Nggak nyangka ternyata udah 1 tahun blog ini beredar di dunia maya. Setelah sebeumnya ngeblog di hosting gratisan akhirnya aku putuskan untuk menyewa hosting dan membeli domain antowi.com. Sebenarnya saat awal – awal mencoba membuat blog bukan karena aku hobby menulis. Pertama kali ngeblog langsung jatuh cinta dengan cms wordpress. Apalagi aku sebelumnya banyak mendapatkan tutorial dan info jika wordpress bisa di permanis dengan mengoprek – oprek thema yang digunakan. Namun itu hanya bisa dilakukan jika menggunakan worpress self hosting bukan di wordpress.com, selain mengedit thema wordpress juga mempunyai keunggulan dengan banyaknya plugins yang bisa kita tambahkan.

Apa yang (lagi…)

MEMELUK DINDA

// Desember 1st, 2009 // 1 Comment » // cerpen

Ada bunga di sudut ruangan, lalu disampingnya meja dengan beberapa teman – teman setiaku, ada Teddy si beruang, Windy boneka cantik dan Bombom si orang hutan. Mereka semua adalah teman – teman yang masih bersamaku untuk saat ini. Sungguh aku nggak tahu kenapa sehabis kehujanan pulang sekolah kemarin aku langsung jatuh sakit dan kini berada disebuah rumah sakit. Mengherankan, aku kan Cuma sakit flu saja. Kenapa mereka sangat ketakutan dan memperlakukanku seperti ini? Aku ingin pulang. Pulang, ya aku nggak tahu apakah aku pantas pulang ke tempat itu. Tempat itu bukanlah suatu rumah yang bisa disebut rumah. Tidak ada kehangatan mama. Tidak ada canda adik ataupun kakak. Hanya ada beberapa orang yang aku harus menyebutnya saudara dan teman. Ah.. tapi mereka tidak bersikap seperti saudara dan teman. Mereka lebih pantas untuk aku sebut sebagai orang asing yang tinggal bersama – sama denganku. Kini disini aku bisa merasa sedikit lega. Aku telah jauh dari orang – orang yang selalu menjauhi aku. Disini aku nggak perlu menyendiri di pojokan ruang sempit penuh buku – buku berdebu dengan tulisan – tulisan yang (lagi…)

Dicuekin

// Oktober 27th, 2009 // No Comments » // guyon maton

Setelah beberapa ribu detik tinggal di Balikpapan ada sesuatu yang membuat aku merasa kurang nyaman untuk tinggal di kota ini. Sebagai pendatang baru saya senang untuk melihat kehidupan di kota ini yang ternyata tak ada bedanya dengan kota – kota yang lain. Yang membedakan hanyalah BIAYA HIDUP YANG MAHAL. He he he sebagai orang udik dulu aku berpikiran kalau Jakarta itu adalah kota metropolitan yang semuanya serba mahal. Ternyata setelah merasakan banjir hidup di kota Jakarta banyak tempat yang murah. Bahkan ada yang lebih murah dari di Jogja yaitu ketika saya tinggal di sebuah perumahan SUTET indah di kampung Rawa Buaya. Memang sih agak jauh dari SUTET kira – kira ada 100m sehingga aman dari ancaman kesehatan karena induksi listrik tegangan tinggi. Jika ada tegangan mungkin tegangan yang lain dari buaya – buaya di Rawa Buaya. Loh kok malah menceritakan Jakarta sih? tapi ada hubungannya kok namanya juga prolog. Yang penting tulisan agak panjang meski prolognya kesana kemari nggak karu – karuan. Situ mbaca jangan protes ya…. memang saya mencoba membandingkan Jakarta dengan Balikpapan. (lagi…)

UA-6979951-4